Skip to main content

Tempat Wisata di Banda Aceh yang Penuh Sejarah

Tempat Wisata di Banda Aceh yang Penuh Sejarah. Banda Aceh merupakan salah satu kota besar yang berada di Provinsi Aceh, sekaligus menjadi ibukotanya. Kota ini juga dikenal dengan sebutan Serambi Mekah, karena merupakan tempat penyebaran agama Islam pertama yang ada di nusantara.

Konon katanya kesultanan Aceh masih keturunan dari Kesultanan Turki Usmani. Tak hanya itu Banda Aceh juga terkenal dengan potensi wisatanya yang luar biasa. Berikut akan diulas beragam tempat wisata di Banda Aceh yang penuh sejarah.

Destinasi Wisata di Banda Aceh yang Memiliki Nilai Sejarah


1. Museum Tsunami Aceh


Destinasi wisata ini dirancang sebagai monumen simbolis yang ditujukan untuk mengenang kejadian tsunami pada tahun 2004. Serta digunakan sebagai pusat pendidikan dan tempat perlindungan darurat saat terjadinya bencana tsunami lagi.

Museum ini dirancang oleh seorang terkenal asal Bandung bernama Ridwan Kamil. Di tempat wisata ini pengunjung bisa merasakan betapa mengerikannya gelombang tsunami di area lorong tsunami museum. Pengunjung akan mendengar suara gemuruh ombak dan percikan air yang seolah olah merasakan suasana menjelang tsunami datang.

Disisi lain juga terdapat ruang kenangan yang berisikan 26 monitor untuk menayangkan berbagai foto korban bencana tsunami tersebut. Tak hanya itu tempat wisata di Banda Aceh ini juga terdapat Sumur Doa, Lorong Cerobong, dan Jembatan Harapan.

2. Museum Negeri Aceh


Museum satu ini didirikan saat masa Hindia Belanda yang menyimpan banyak koleksi benda bersejarah dari masa lampau. Yaitu mulai dari pakaian tradisional, perkakas kuno, hingga peralatan pertanian di masa lalu. 

Menariknya lagi, para wisatawan juga bisa melihat manuskrip kuno, berbagai dokumentasi dari masa lampau, dan perubahan Masjid Baiturrahman dari masa ke masa. Koleksi tertuanya yaitu lonceng yang berusia 1400-an tahun. Bangunan dari museum ini merupakan sebuah rumah adat Aceh yang disebut dengan Rumoh Aceh.

Rumah tersebut berasal dari Paviliun Aceh yang ditempatkan di arena Pameran Kolonial (De Koloniale Tentoonstelling). Uniknya di wisata ini terdapat beragam stempel logam dengan berbagai macam bentuk yang dapat dicetak pada kertas. Tak hanya itu tempat wisata di Banda Aceh juga menyimpan berbagai benda khas Aceh seperti alat penggiling padi, alat musik, dan masih banyak lagi.

3. Masjid Raya Baiturrahman


Masjid Raya Baiturrahman ini memiliki dua versi sejarah mengenai riwayat pembangunannya. sebagian sumber mengatakan bahwa masjid Kesultanan Aceh ini dibangun oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam pada tahun 1022 H atau 1612 M.

Sementara sumber lainnya menyebutkan bahwa masjid ini didirikan pada tahun 1292 M oleh Sultan Alauddin Johan Mahmudsyah. Destinasi wisata ini terletak tepat di jantung Kota Banda Aceh yang menjadikan titik pusat dari segala kegiatan yang ada di Aceh Darussalam.

Masjid ini dibangun mirip dengan bangunan megah Taj Mahal yang ada di India dengan memberikan nuansa sholat seperti Masjid Nabawi. Dengan adanya perpaduan tersebut, mampu membuat masjid ini terlihat cantik dan memberikan kenyamanan bagi anda yang sedang beribadah disini.

4. Bukit Soeharto, Aceh


Bukit yang mengangkat nama dari presiden RI yang kedua ini bukan tanpa sebab, dulu Pak Soeharto saat masih menjabat sebagai presiden mendirikan sebuah villa di bukit ini. Villa tersebut diresmikan sendiri oleh Pak Soeharto bersama para menterinya.

Namun sayangnya objek wisata villa tersebut hancur karena suatu konflik yang melanda Aceh. Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, menjelaskan bahwa villa hancur akibat dibom. Sehingga hanya tersisa puing puing bangunan villa tersebut, itulah yang menyebabkan bukit ini dinamakan Bukit Soeharto.

Para pengunjung yang datang kesini akan disuguhkan keindahan bukit yang sangat mengesankan serta dapat melihat pesona pelabuhan Malahayati. Tak hanya itu wisatawan juga bisa menyaksikan hamparan lautan luas berwarna biru kehijauan ditemani dengan pepohonan pada tempat wisata di Banda Aceh.

5. Makam Raja Aceh


Banda Aceh terkenal akan tempat ziarah makam para pemuka agama, salah satunya berada di Makam Raja Aceh. Di destinasi wisata ini terdapat 12 buah makam yang diantaranya terdapat makam Ali Mughayat Syah, yang merupakan pendiri Kerajaan Aceh Darussalam. Menariknya lagi batu nisan yang ada di Makam Raja Aceh ini dihiasi oleh pahatan epigrafi yang dilapisi dengan emas.

6. Museum Rumah Cut Nyak Dien


Sama seperti namanya, wisata ini merupakan museum rumah yang digunakan untuk mengenang salah satu pahlawan nasional yaitu Cut Nyak Dien. Rumah yang berada di pinggir jalan daerah Lampisang ini, sangat terjaga kebersihan dan kekokohannya yang terbukti dengan tak adanya kayu lapuk terlihat pada rumah ini. Disini juga terdapat berbagai jenis senjata tajam yang dulu pernah digunakan oleh keluarga Cut Nyak Dien.

Bangunan museum ini merupakan replika dari bangunan asli yang dulunya telah terbakar oleh pasukan Belanda pada masa pemberontakan dulu. Tetapi replika rumah ini telah dibuat persis sama dengan bentuk aslinya, tak ada yang dirubah, ditambah, maupun dikurangi. Oleh karena itulah rumah ini terlihat sangat kokoh dan bersih. Para pengunjung bisa datang ke destinasi wisata ini untuk melihat betapa megahnya dan indahnya bangunan museum satu ini.

7. Taman Putroe Phang (Gunongan)


Tempat wisata di Banda Aceh ini merupakan taman kerajaan Aceh yang didirikan oleh Sultan Iskandar Muda untuk sang permaisurinya yaitu Putroe Pahang yang berasal dari Kerajaan Pahang (Malaysia). Dalam taman Putroe Pahang ini terdapat Pintoe Khop yang menghubungkan langsung antara istana dengan taman yang berbentuk kubah. Sementara di bawahnya terdapat aliran air yang dulunya dijadikan sebagai tempat mandi permaisuri.

Banyak yang menyebutkan bahwa tempat wisata ini menjadi salah satu bukti rasa cinta Sultan Iskandar Muda terhadap sang pemaisurinya. Tak hanya kaya akan nilai sejarah, Taman Putroe juga memiliki beragam spot foto yang menarik serta instagenik. Ketika menjelajahi wisata ini, para pengunjung akan menemukan lorong koridor yang unik, Pintoe Khop yang berkarakter, serta beragam jenis tanaman bunga yang terlihat indah dan segar.

8. Benteng Indra Patra


Tempat Wisata di Banda Aceh yang Penuh Sejarah
Tempat Wisata di Banda Aceh yang Penuh Sejarah


Provinsi Aceh terkenal kental dengan nuansa islaminya, karena disini berdiri pula kerajaan Islam pertama yaitu Kerajaan Samudra Pasai yang menandakan masuknya Islam di Nusantara. Sebelum itu, di Provinsi Aceh juga terdapat kerajaan Hindu yang meninggalkan sebuah situs bersejarah berupa benteng yang bernama Benteng Indra Prata. Benteng tersebut memiliki nilai sejarah yang tinggi .

Sebenarnya tempat wisata di Banda Aceh terdapat empat benteng, namun dua diantaranya telah hancur dan menjadi reruntuhan batu. Selain itu terdapat pula bagian bangunan benteng yang terseret hingga ke Pantai Ujong Batee dan telah tergenang air. Terdapat pula beragam stupa yang identik dengan gaya arsitektur Hindu serta ada sumur yang merupakan tempat bersuci dalam kegiatan ibadah umat Hindu.

Itulah beberapa destinasi wisata yang ada di Banda Aceh. Semua tempat wisata yang disebutkan di atas memiliki nilai sejarah masing masing. Tak hanya beberapa wisata diatas, Banda Aceh juga mempunyai berbagai wisata lainnya yang tak kalah menarik dan seru untuk dikunjungi. Selagi berkunjung ke Banda Aceh jangan lupa pula untuk mencicipi berbagai hidangan kuliner khas yang menggugah selera.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar